Langsung ke isi
Beta

Benang belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Bagian yang belum diterjemahkan ditampilkan dalam bahasa Inggris.

Surat-surat Paulus

1 Tesalonika

Paulus moest de stad halsoverkop verlaten en schrijft hartelijk en bemoedigend. Hij beantwoordt de vraag wat er gebeurt met gelovigen die sterven voor Jezus terugkomt: 'Zo zullen wij altijd met den Heere wezen.'

Untuk saat ini, penjelasan perikop dan kitab baru tersedia dalam bahasa Belanda. Teks Alkitab dan aplikasinya sendiri sudah dalam bahasamu; terjemahan penjelasannya sedang dalam perjalanan.

89 ayatsekitar 11 mnt jika dibacakan

Perjanjian
Perjanjian Baru
Genre
Brief
Penulis
Paulus (onbetwist), met Silvanus en Timoteüs
Pembaca pertama
Een jonge gemeente in Tessalonica, kort na haar ontstaan onder druk
Waktu
Ca. 50–51 n.Chr., mogelijk het oudste boek van het Nieuwe Testament

Yesus dalam kitab ini

'Want indien wij geloven dat Jezus gestorven is en opgestaan, alzo zal ook God degenen die ontslapen zijn in Jezus, weder tot Zich brengen met Hem' (4:14).

Susunan

  1. 1–3TerugblikHoe de gemeente ontstond en Paulus' zorg.
  2. 4–5Leven en toekomstHeiliging, de ontslapenen, de dag van de Heer.

Dalam waktu

Ditulis
50–51 M

Tahun Masehi · Tahun-tahunnya perkiraan; bila diperdebatkan, usulan-usulannya ditampilkan berdampingan.

Ke garis waktu

Di mana terjadinya

Athene1
  1. Athene

    Overal stonden hier beelden van goden. Paulus vertelde over de ene God die de wereld gemaakt heeft.

Buka peta Alkitab

Pasal

Kenyamanan membaca

Pilih yang membantumu. Pilihanmu disimpan di perangkat ini.

Ukuran teks

Lebih suka memakai pengaturan perangkatmu sendiri (zoom, pembaca layar, mode gelap)? Itu juga berfungsi di sini.